Sabtu, 22 Februari 2014

Konsep Dasar Jasa


Pertemuan ke-3 tanggal 18 Februari 2014 di ruang 307 FIP UNJ. Materi hari ini adalah konsep dasar jasa yang dijelaskan oleh Pak Amril Muhammad selaku dosen mata kuliah manajemen pemasaran jasa.


Pengertian Jasa

  • Menurut Zenthaml and Bitner (1996) :
Jasa merupakan semua aktivitas ekonomi yang semua keluarannya bukan berbentuk produk secara fisik, yang secara umum jasa itu dikonsumsi secara bersamaan dan memberikan nilai tambah seperti kenyamanan, hiburan, dan merasa sehat. 

  • Menurut Kotler (1996) :
Pelayanan merupakan kegiatan atau manfaat yang disediakan oleh kelompok penyedia jasa kepada orang lain secara esensial bersifat intangible. 
  • Menurut Stanton (2002) :
Jasa adalah kegiatan tidak berwujud yang merupakan obyek utama dari transaksi yang dirancang untuk menyediakan keinginan dan kepuasan kepada pelanggan.


Karakteristik Jasa 

1) Intangibility 
- tidak dapat dirasa, diraba, dicium, didengar, sebelum jasa itu dibeli, ini menggambarkan kinerja. Contoh : membeli tiket nonton bioskop sebelum menonton film tersebut
- pelanggan membeli jasa, bisa dikonsumsi tapi tidak bisa dimiliki
- kualitas jasa tampak pada tempat, orang, bahan, harga, dan simbol
- tugas penyedia jasa : managing the evidence, tangibilize the intangible (menurut Levit, 1977). Bagaimana bisa membuktikan kualitas terhadap sesuatu yang sifatnya abstrak

2) Inseparability 
- jasa dijual terlebih dahulu, diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan
- interaksi penyedia dan pelanggan mempengaruhi hasil jasa
- kunci sukses pada kualitas penyedia dan keterlibatan pelanggan
- fasilitas pendukung dan pemilihan lokasi menjadi pertimbangan utama pelanggan

3) Variability
- nonstandardized output : bervariasi bentuk, kualitas, jenis
- penyebabnya : kerjasama pelanggan, motivasi penyedia layanan, beban kerja perusahaan (menurut Boove, Houston dan Till, 1995)
- upaya untuk menjaga kualitas jasa : investasi personil, standarisasi proses, memantau kepuasaan pelayanan
- costumization : desain kebutuhan pelanggan agar pelanggan tidak bosan

4) Perishability 
- komoditas jasa tidak tahan lama, tidak dapat disimpan
- bisa disimpan dalam bentuk reservasi
- permintaan pelayanan bervariasi dipengaruhi musim

Kunci Sukses Jasa
  • renewing the service offering -> merupakan proses pembaharuan, mengikuti perkembangan zaman yang ada
  • localizing the point of service system -> menentukan lokasi lain yang strategis
  • leveraging the service contract -> adanya kesepakatan antara kedua belah pihak
  • using information power strategically -> memanfaatkan kekuatan informasi, selalu mencari informasi terkini
  • determining the strategic value of service business -> nilai strategis yang bisa mempengaruhi, yang bisa ditampilkan untuk menarik pelanggan   
SITI AISYAH
1445121159
Manajemen Pendidikan 2012 B 


Kamis, 13 Februari 2014

Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan



Pertemuan ke-2 tanggal 11 Februari 2014 di ruang 307 FIP UNJ. Materi  Manajemen Pemasaran Jasa yaitu tentang konsep dasar pemasaran yang dijelaskan oleh Pak Amril Muhammad selaku dosen mata kulian manajemen pemasaran jasa.

Alasan pentingnya mempelajari pemasaran
Faktor kesuksesan bisnis :
-          Siapa yang akan jadi pelangan
-          Harus memiliki komitmen
-          Memiliki dedikasi untuk memahami dan membuat pelangan puas
-          Harus memotivasi setiap orang dalam organisasi.

Marketing : proses sosial dan manajerial yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk memperoleh apa yang dibutuhkan dan diinginkan melalui menciptakan, menukar produk, serta memiliki nilai dengan orang lain.
-          Kebutuhan : pernyataan tentang individu yang harus dipenuhi.
-          Keinginan : faktor lain dari kebutuhan yang terpengaruh dari budaya dan kepribadian tertentu.  

Produk : segala sesuatu yang bila ditawarkan di pasaran yang diperhatikan, yang bisa diperoleh, digunakan atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan, termasuk objek fisik, pelayanan, orang, tempat, organisasi (lembaga yang mengelola), dan ide.
2 jenis produk :
-          Goods (tangibles) -> bisa dirasakan, disentuh, terlihat dan berwujud
-          Services (intangibles) -> pelayanan/jasa, tidak berwujud

Konsep marketing :


  • Value (nilai)
  • Satisfaction (kepuasan)
  • Quality (kualitas)
  • Exchange (pertukaran) 
  • Transaction (transaksi)
  • Relationship (hubungan)


  • Filosofi Manajemen Pemasaran :
     

  • Production Concept : membuat barang sebanyak-banyaknya dan mudah dicari.


  • Product Concept : mengutamakan kualitas produk, dibuatnya sedikit dan mahal.
  • Selling Concept : konsep penjualan, mempengaruhi pelanggan agar pelanggan membeli produk tersebut.
  • Marketing Concept : lebih tertata, mempertimbangkan produk dan mengutamakan kepuasan pelanggan. 
  • Societal Marketing Concept : pemasaran sosial yang tidak hanya menjual barang tetapi juga memberikan manfaat kepada pelanggan.




  • SITI AISYAH
    1445121159
    Manajemen Pendidikan 2012 B