Sabtu, 22 Maret 2014

Marketing Mix (lanjutan)



Pertemuan ke 7 di Gedung IDB I lantai 6 tanggal 18 Maret 2014. Dosen Amril Muhammad. Pada minggu ini adalah lanjutan marketing mix dari minggu lalu. 

People

People atau dalam hal ini adalah Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satu faktor penting dalam pengertian marketing mix ini. Di sini orang atau SDM meliputi :
- Karyawan atau pekerja 
- Manajemen 
- Budaya atau kultur 
- Layanan pelanggan atau customer service.

Dengan memiliki SDM yang sangat unggul, maka tentu akan sangat menunjang dalam pekerjaan dan dapat memberikan hasil yang maksimal terutama bagi konsumen. Kesan pertama yang didapatkan oleh seorang konsumen terhadap SDM sebuah produk ataupun jasa akan sangat berarti. Kesan pertama yang baik akan membuat konsumen kembali membeli produk kita. Sebaliknya kesan yang buruk akan membuat pelanggan yang pertama kali datang tidak akan kembali untuk kedua kalinya.

Manusia mewakili bisnis :
- Manusia membuat image perusahaan.
- Sering melakukan kontak dengan orang lain
- Meningkatkan pelatihan dan pengetahuan merupakan fokus  untuk meningkatkan kualitas
- Statmen dari visi dan bagaimana relevansinya
- Bagaimana staff merepresentasikan budaya yang diinginkan dari bisnis 
    
Process

Mutu layanan jasa sangat bergantung pada proses penyampaian jasa kepada konsumen. Mengingat bahwa penggerak perusahaan jasa adalah karyawan itu sendiri, maka untuk menjamin mutu layanan (quality assurance), seluruh operasional perusahaan harus dijalankan sesuai dengan sistem dan prosedur yang terstandarisasi oleh karyawan yang berkompetensi, berkomitmen, dan loyal terhadap perusahaan tempatnya bekerja.

- Proses sangat relevan dengan perusahaan
- Bagaimana pelayan memberikan layanan untuk konsumen
- Proses seperti apa yang dikehendaki untuk meningkatkan pelayanan
- Di mana pelanggan menemukan ketersediaan layanan?
          > Contact ( melalui kontak)

          > Reminders (pengingat)
          > Registration (pendaftaran)
          > Subscription (berlangganan)
          > Form filling (pengisian form)
          > Degree of technology (tingkatan teknologi)

    Physical Environment

    Lingkungan fisik adalah keadaan atau kondisi yang di dalamnya juga termasuk suasana. Karakteristik lingkungan fisik merupakan segi paling nampak dalam kaitannya dengan situasi.

    - Smart/Shabby
    - Trendy/Klasik/Modern/Old Fashioned
    - Light/Dark/Bright/Subdued
    - Romantic/Chic/Lood
    - Clean/Dirty/Unkempt/Neat
    - Music
    - Smell
    - Power

    Kesimpulan Marketing Mix

    Pembauran pemasaran tergantung pada :
    - Marketing Objectives (sasaran pasar)
    - Type of Product (tipe produk)
    - Target Market (target pasar)
    - Market Structure (struktur pasar)
    - Rival’s Behaviour (perilaku pesaing)
    - Global Issues-culture/religion (isu global  contoh : budaya/religi)
    - Marketing Position (posisi pemasaran)
    - Product Portofolio
            > Product Lifecycle (siklus hidup produk)
            > Boston Matrix

    SITI AISYAH (1445121159)
    Manajemen Pendidikan 2012 B

    Senin, 17 Maret 2014

    Marketing Mix



    Pertemuan ke-6 di gedung idb 1 tanggal 11 Maret 2014 
    Dosen : Amril Muhammad 

    Pengertian Marketing Mix
    Menurut Kotler 1997:92
    Marketing Mix yaitu sejumlah alat-alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau target pasar yang dituju.

    Menurut Payne. 1995:31
    Marketing Mix yaitu unsur atau elemen internal penting yang membentuk program pemasaran sebuah organisasi. Bauran pemasaran merupakan salah satu konsep universal yang telah dikembangkan dalam pemasaran.

    Marketing Mix yaitu seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam memenuhi target pasarnya.

    1. Product
    Segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk diperhatikan, diperoleh digunakan atau dikonsumsi sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

    Yang termasuk dalam produk :
    Design – desain yang dibuat
    Technologi – teknologi yang digunakan
    Usefulness – kegunaannya, bisa digunakan atau tidakbarang tersebut
    Convenience – kenyamanan
    Value – nilai apa yang diperoleh dalam penggunaan produk
    Quality – kualitas, daya tahan barang
    Packaging – kemasan
    Branding – merk
    Accessories – aksesoris, yang melengkapi produk
    Warranties – garansi, jaminan

    Extension Strategies
    Strategi yang digunakan dalam memperpanjang umur produk dalam pasar yaitu Product, Price, Promotion, and Place.

    2. Price 
    Harga merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk mendapatkan suatu produk. Harga diukur dengan nilai yang dirasakan dari produk yang ditawarkan jika tidak maka konsumen akan membeli produk lain dengan kualitas yang sama dari penjualan saingannya. Harga adalah satu-satunya alat bauran pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai sasaran pemasarannya. Keputusan harga harus dikoordinasikan dengan rancangan produk, distribusi dan promosi yang membentuk program pemasaran yang konsisten dan efektif.

    Harga yang di tentukan bergantung pada :
    - Berapa biaya yang dikeluarkan saat produksi?
    - Berapa harga yang ditawarkan oleh pesaing untuk produk serupa?
    - Apakah produk yang anda pasarkan adalah produk baru yang akan anda kenalkan pada pasar?
    - Citra apa yang anda ingin sampaikan dari produk tersebut kepada konsumen anda?

    Faktor-faktor yang mempengaruhi harga :
    - Kebutuhan dana
    - Persaingan
    - Kebijaksanaan pemerintah
    - Target laba yang diinginkan
    - Jangka waktu
    - Kualitas jaminan
    - Reputasi perusahaan
    - Produk yang kompetitif
    - Hubungan baik

    3. Place
    Tempat termasuk aktivitas perusahaan untuk membuat produk tersedia bagi konsumen sasaran. Keputusan mengenai tempat sangat penting agar konsumen dapat memperoleh produk yang dibutuhkan tepat pada saat dibutuhkan.

    The Market Place
    Tidak peduli seberapa baik kualitas yang dimiliki oleh produk, yang penting produk berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

    Pembeli dan penjual bertemu bersama – sama di :
    - Toko/pasar
    - Cash and Carry
    - Kios-kios kecil
    - Internet
    - Channel TV Belanja
    - Koran dan Majalah
    - Pemesanan dengan email
    - Direct mail
    - Factory shop / pabrik

    Saluran distribusi :
    1. Saluran langsung : Produsen →    konsumen
    2. Saluran tidak langsung :
    Produsen →    Pengecer →    Konsumen
    Produsen →    Pedagang besar / menengah →    Pengecer →    Konsumen
    Produsen →   Pedagang besar →    Pedagang menengah →   Pengecer → Konsumen.

    4. Promotion
    Promosi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan manfaat dari produk atau jasa dan meyakinkan konsumen sasaran tentang produk yang mereka hasilkan.

    Tujuan Promosi :
    - Mempengaruhi konsumen untuk membeli produk.
    - Memberitahukan konsumen mengenai suatu produk
    - Mengingatkan kembali kepada konsumen bahwa produk tersebut masih ada / tersedia.

    Media Promosi :
    - Televisi
    - Koran (nasional, mingguan, lokal)
    - Majalah
    - Radio
    - Sinema
    - Media Outdoor (billboard, papan iklan, halte bis, badan bis, baliho, spanduk)
    - Internet
    - Direct mail

    Sales Promotion :
    1. Terfokus. Contoh : produk rokok dipromosikan untuk orang dewasa karena disesuaikan dengan produk yang ditawarkan.
    2. Tidak terfokus. Promosi dilakukan untuk semua orang.


    Siti Aisyah 1445121159 
    Manajemen Pendidikan 2012 B

    Sabtu, 08 Maret 2014

    Segmentation, Targeting and Positioning

    Pertemuan ke-5 tanggal 4 Maret 2014 di IDB 1 lantai 6 
    Dosen : Amril Muhammad  

    Segmentasi
    Proses membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menurut : kebutuhan, karakteristik (produk), perilaku konsumen yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.

    3 Segmentasi diferensiasi pasar :
    1) Tanpa pembedaan : contohnya adalah kampus yang tidak membedakan jenis kelamin, usia, dan pendapatan
    2) Melalukan pembedaan : contohnya adalah pesantren yang membedakan antara laki – laki dan perempuan
    3) Terfokus : ini berkaitan dengan kemampuan atau daya beli pelanggan

    Lakukan marketing research untuk mengetahui : 
    • Besar pasar : berapa banyak orang yang akan datang untuk membeli 
    • Daya beli konsumen : mengetahui kemampuan pelanggan, mungkin juga bisa dengan sistem kredit 
    • Perbedaan : memilih sasarannya, mau ke arah laki – laki atau ke arah perempuan. Dalam hal ini strategi yang dipikirkan, karakteristik, kamampuan, kepribadian
    •  Pesaing : melihat bagaimana pesaing membuat produk, membuat iklan serta bagaimana strategi pemasarannya 
    • Keterjangkauan : dilihat dari segi penjualan sejauh mana jarak antara penjual dan pembeli 
    • SDM : orang yang memproduksi, orang yang melayani, bagaimana kemampuan yang dimiliki

    Dasar alternatif segmen
    • Segmentasi demografis : gender, usia, ukuran keluarga 
    • Segmentasi sosio ekonomis : pendapatan, pendidikan, kelas sosial, etnik 
    • Segmentasi psikografis : perilaku, gaya hidup 
    • Segmentasi geografis : lingkup pasar, kepadatan penduduk, iklim 
    • Segmentasi benefit : manfaat yang diperoleh 
    • Segmentasi penggunaan :heavy users, medium users, occasional users, non – users

    Targeting
    Proses memutuskan pasar mana yang akan dilayani karena tidak bisa semua dilayani jadi butuh dipertimbangkan adanya seleksi pasar sasaran.
    Pasar sasaran : terdiri dari kumpulan pembeli dengan kebutuhan atau karakteristik serupa yang akan dilayani
    3 strategi  yang dipilih : tanpa pembedaan, ada pembedaan, terfokus

    Landasan Targeting
    • Sumber daya perusahaan : SDM, keuangan, produksi 
    • Variabilitas produk : kemasan, harga, warna, ukuran, rasa, jenis, konten 
    • Tahapan produk dalam daur hidup : memakainya mudah 
    • Variabilitas pasar  : kualitas berbeda
    • Strategi pesaing : bagaimana cara pesaing memuaskan pelanggan

    Positioning
    Proses membedakan produk jasa dibandingkan dengan pesaing
    Terkait dengan apa yang akan dilakukan terhadap pikiran dan keinginan konsumen.

    3 langkah positioning :
    1) Mengenali keunggulan yang mungkin dapat ditampilkan
    2) Memilih keunggulan yang paling kuat lalu dipromosikan
    3) Menyampaikan keunggulan secara efektif kepada target pasar

    Mis positioning
    • under positioning : konsumen tidak mengenal keunggulan produk 
    • over positioning : konsumen punya gambaran minimal keunggulan produk 
    • confused positioning : konsumen merasa tidak pasti karena terlalu banyak janji 
    • doubtful positioning : ada keraguan konsumen terhadap kualitas produk   
     Siti Aisyah (1445121159)
    Manajemen Pendidikan 2012 B